• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Agustus 2008
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 137,128 klik
  • Since 2009

    free counters
  • Ublemspam

Verba docent, exempla trahunt

Ada kisah mengharukan sekaligus menarik karena tokoh utamanya adalah seorang uskup, pimpinan Gereja lokal. Kisah ini menggambarkan bahwa seorang uskup pun tetap manusia biasa, yang mungkin karena rutinitas pekerjaannya atau kegiatan seremonial yang selalu mengagungkannya, ternyata justru terjebak ke dalam egosentrisme, bahkan egoisme. Perasaan saya yang sangat lama sebelumnya pernah membaca dan mendengarkan perulangan cerita [...]

Mengapa takut mencintai?

Seorang pembaca buku-buku rohani yang rajin suatu saat mengakui kesulitannya memahami perkataan J. Nouwens, MSC bahwa: “Love means opennes, vulnerability, availability and confession”. Cinta itu mengembangkan sikap terbuka – tanpa perisai – kesediaan dan pengakuan. Terjemahan yang diusahakan hingga kening berkerut selama beberapa saat pun ternyata tak memuaskan rasa ingin tahunya. Maka, ternyatalah bahwa mencintai [...]

Visi-Misi SMA Dempo

Non scholae, sed vitae discimus
Secara singkat dalam ilmu manajemen, visi dimaksudkan sebagai arah dasar suatu lembaga dalam mengomunikasikan keinginan dan harapan lembaga itu dengan kenyataan di lapangan. Visi mempertanyakan “What are we going?” dan atau “What the organization want to become?” sedangkan misi adalah penjabaran keberadaan lembaga itu dalam mengupayakan pemenuhan kebutuhan seluruh stakeholders. Pertanyaan [...]

Sekilas: IKESA Dempo

Ikatan Keluarga Eks SMA Katolik St.Albertus (IKESA) pertama kali didirikan pada tahun 1972 sebagai organisme yang pada masanya sangat diandalkan oleh Pater E. Siswanto, O.Carm. untuk membantu Alma Mater. Namun pada paruh kedua dekade 1980, IKESA telah matisuri. Wafat Pater E. Siswanto, O.Carm. pada tanggal 13 April 2002 telah mendorong sebagian alumni yang merasa sangat [...]

Merdeka!

Seperti mata uang, ‘merdeka’ punya dua sisi: ‘merdeka dari’ dan ‘merdeka untuk’.
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah pernyataan kemerdekaan dari aneka bentuk penjajahan oleh pihak asing yang telah berabad-abad menguasai bangsa Nusantara. Satu sisi kemerdekaan telah dicapai secara gemilang oleh bangsa Indonesia melalui keputusan cerdas para pendiri republik kita.

Saya Selamat, Romo!

“Selamat siang, Romo!” sapa gadis berseragam sekolah itu. Matanya merah. Bulu matanya yang panjang dan lentik itu masih menyisakan tangisnya. “Saya sudah agak lama menunggu Romo,” katanya sebelum aku sempat membalas sapaannya.
“Oh ya … Mari, silakan masuk.” Kuajak dia ke ruang konsultasi. “Tunggu sebentar ya. Saya tukar pakaian saya dulu.” Aku tadi kehujanan. Pakaianku basah.

Biarkan Aku Mengenangmu

Tutuk tidak masuk sekolah. Kepada orangtuanya dia memberikan alasan sakit perut. Tutik yang masuk kamarnya menemukan adiknya itu masih berbaring melengkung di bawah selimutnya yang tebal. “Alasan,” gerutunya, “kalau malas sekolah jangan cari alasan sakit perut segala. Baru dua minggu, sekarang sudah sakit perut lagi. Alasanmu tidak logis!”
“Sakit perut bukan soal logika, Tut. Jangan sok [...]