• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    November 2008
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,316,942 klik
  • Since 2009

    free counters

Ilmu Negara

gjOrang yang pertama kali melakukan penelitian yang komprehensif tentang Ilmu Negara adalah Georg Jellinek sebagaimana dituangkan dalam bukunya yang berjudul Allgemeine Staatslehre (Ilmu Negara Umum). Istilah Ilmu Negara sepadan dengan Die Staatslehre (Jerman), Staatsleer (Belanda), Theory of State atau The General Theory of State, Political Science atau Political Theory (Inggris), dan Theorie d’Etat (Prancis).

Ilmu Negara adalah ilmu yang mempelajari pengertian-pengertian pokok dan sendi pokok negara pada umumnya. Kajiannya mencakup hal-hal yang sama atau serupa dalam negara-negara yang ada atau pernah ada, misalnya tentang terjadinya negara, lenyapnya negara, tujuan dan fungsi negara, perkembangan negara, bentuk negara dan sebagainya. Ilmu Negara menekankan hal-hal yang bersifat umum dengan menganggap negara sebagai genus (bentuk umum) dan mengesampingkan sifat-sifat khusus dari negara-negara. Ilmu Negara tidak membahas bagaimana pelaksanaan hal-hal umum itu dalam suatu negara tertentu. Maka Ilmu Negara bernilai teoritis.

M. Solly Lubis, SH, dalam bukunya Ilmu Negara berpendapat bahwa Ilmu Negara mempelajari negara secara umum mengenai asal-usul, wujud, lenyapnya, perkembangan dan jenis-jenisnya. Obyek ilmu negara bersifat abstrak dan umum, tak terikat ruang, tempat, waktu dan bersifat universal.

Maka Ilmu Negara berfungsi:

  1. menyelidiki pengertian pokok dan sendi-sendi pokok negara dan Hukum Tata Negara; dan
  2. merupakan ilmu dasar bagi Hukum Tata Negara Positif (HTN hic et nunc).

Dengan kata lain, seorang yang akan mempelajari Hukum Tata Negara harus terlebih dulu memahami Ilmu Negara, karena Ilmu Negara memberikan dasar-dasar teoritis Hukum Tata Negara dan Hukum Tata Negara merupakan realisasi dari teori-teori Ilmu Negara.

Beberapa pengertian Hukum Tata Negara:

Prof.Dr.Mr. J.H.A. Logemann:

  • Hukum Tata Negara ialah serangkaian kaidah hukum mengenai jabatan atau kumpulan jabatan di dalam negara dan mengenai lingkungan berlakunya hukum suatu negara;
  • Hukum Tata Negara ialah hukum organisasi negara.

Prof.Mr. W. Prins: Hukum Tata Negara ialah hukum yang menentukan aparatur negara yang fundamental yang langsung berhubungan dengan setiap warga masyarakat.

Prof.Mr. C. van Vollenhoven: Hukum Tata Negara merupakan hukum tentang distribusi kekuasaan negara.

Prof.Dr.Mr. L.J. van Apeldoorn: Hukum Tata Negara (dalam arti sempit) adalah hukum yang menunjukkan orang yang memegang kekuasaan pemerintah dan batas-batas kekuasaannya.

A.V. Dicey: Hukum Tata Negara ialah seluruh peraturan yang secara langsung maupun tidak langsung mengenai pembagian kekuasaan dan pelaksana tertinggi suatu negara.

Prof.Mr. R. Djokosutono: Hukum Tata Negara ialah hukum mengenai konstitusi negara dan konstelasi negara, dan karena itu hukum tata negara disebut juga hukum konstitusi negara (Constitutional Law).

Maurice Duveger: Hukum Tata Negara ialah hukum yang mengatur organisasi dan tugas-tugas politik dari suatu lembaga negara.

Persamaan Ilmu Negara dan Hukum Tata Negara:

  • Ilmu Negara dan Hukum Tata Negara memiliki pokok bahasan yang sama, yaitu negara.
  • Ilmu Negara dan Hukum Tata Negara termasuk ilmu sosial dan memiliki obyek penelitian yang sama, yaitu manusia yang berkeinginan hidup dan berkembang dalam tata kehidupan bernegara.
  • Ilmu Negara dan Hukum Tata Negara memiliki dalil-dalil dan rumusan/ definisi yang bersifat nisbi (relatif) berbeda sesuai dengan sudut pandang ahli yang mengemukakannya.

Perbedaan Ilmu Negara dan Hukum Tata Negara:


Ilmu Negara

Hukum Tata Negara

Aspek/ Obyek yang dipelajari

Negara secara umum, asal-usul, unsur-unsur, timbul dan lenyapnya, tujuannya dan jenis-jenis atau bentuk negara secara umum Negara tertentu, bagaimana pemerintahan dalam negara itu disusun dan dijalankan mulai dari pemerintah pusat hingga daerah dalam wilayah kekuasaannya

Sifat

Teoritis/ Abstrak Praktis/ Nyata

Ketentuan Umum Negara

Pelaksanaannya tidak diuraikan Pelaksanaannya diuraikan secara khusus

Definisi

Ilmu yang mempelajari asal-usul, perkembangan wujud dan lenyapnya suatu Negara Ilmu yang mempelajari sistem pemerintahan suatu Negara

Sifat-sifat Negara

Negara memiliki sifat-sifat khusus yang merupakan manifestasi kedaulatan yang dimilikinya dan yang membedakannya dari organisasi lain yang juga memiliki kedaulatan.

  1. Sifat memaksa, yang berarti bahwa negara memiliki kekuasaan untuk menggunakan kekerasaan fisik secara legal agar peraturan undang-undang ditaati sehingga penertiban dalam masyarakat tercapai dan tindakan anarkhi dapat dicegah.
  2. Sifat monopoli, yang berarti bahwa negara memegang monopoli dalam menetapkan tujuan bersama masyarakat. Dalam hal ini, negara dapat melarang suatu aliran kepercayaan atau politik tertentu yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. Sifat mencakup semua (all-encompassing, all-embracing), yang berarti bahwa seluruh peraturan undang-undang dalam suatu negara berlaku untuk semua orang yang terlibat di dalamnya tanpa kecuali. Apabila ada orang yang dibiarkan berada di luar ruang lingkup aktivitas negara, maka usaha kolektif negara ke arah tercapainya masyarakat yang dicita-citakan akan gagal karena menjadi warga negara tidak berdasarkan kemauan sendiri (involuntary membership) sebagaimana berlaku dalam asosiasi/ organisasi lain yang keanggotaannya bersifat sukarela.
About these ads

22 Tanggapan

  1. bagus kok…

  2. tengkiyyyuuu yaaa

  3. kpd yg buat..
    tolong dong isiin tentang Lenyapnya suatu negara..
    coz aq ada tugas ne di skul..

    thx..

    Silakan membaca judul-judul lain setema, juga di blog ini. Selamat belajar dan sukses! :)

  4. tolong dong disertakan tentang objek-objek ilmu negara!

  5. penjelasan lenyapnya suatu negara ada ga?
    manah?
    thx

    Carilah, maka akan Mita temukan. :) Teori Mati Tuanya Negara terdapat pada judul Terjadinya Negara di blog ini. Selamat belajar dan sukses!

  6. bang…
    yang nulis blog ini siapa yah???

    Bukan apa-apa, bukan siapa-siapa; tak ingin jadi apa-apa pun siapa-siapa. Hanya seorang yang ingin berbagi cerita agar tak sendiri membacanya. Terima kasih atas kunjunganmu, Dwi. Semoga blog ini bermanfaat, juga bagimu. :)

  7. mohon dibantu nh… lagi banyak tugas tntang ilmu ngara…
    mohon bimbingan’y !! rep pliss

    Silakan ‘menyedot’ sebanyak mungkin informasi tentang Ilmu Negara di blog ini maupun di situs-situs lain. Semoga sukses! :)

  8. alhmd………..sukron

  9. 1. apakah hubungan ilmu negara dan ilmu politik dan berikan conto contohnya
    2.bagaimanakah sistimatika ilmu negara menurut georg jellinek

  10. definisi dari kenegaraan itu sendiri ap?
    trus gimana awal mula pemikiran kenegaraan itu

  11. Siapakah tokoh yang dianggap sebagai bapak ilmu negara?

    Tanpa disebut eksplisit di artikel ini pun, bukankah sudah sangat jelas siapa tokohnya? :)

  12. makasih banget nih..
    tulisannya sangat membantu…

  13. makasih ya dah bantu ngerjain tugas ilmu negara.heeeee

  14. bisa di jelasin satu2 nggak tentang sistematika George Jellineknya?

  15. pengertian ilmu negara menurut para ahli kok cman 1?????
    da tmbahannya gk….?

  16. kok dfenisi ilmu negara menurut para ahli gak ada…?????

    Fadhli, dari sekian literatur, tampaknya para ahli sudah cukup puas dengan definisi ilmu negara sebagai kajian teoritis tentang negara secara umum. Kalau Fadhli nanti menjadi ahli dan punya definisi sendiri yang berbeda, tolong dibagikan di sini ya … Silakan pula jika ada yang bisa dan bersedia membantu … :)

  17. aq dpet tgs ilmu negara..tulisannya bantu banget…muakasih bnyk…he..he

  18. [...] Sumber : Ruhcitra [...]

  19. mksih…sdh bs dgmbrkn pngrtian..

  20. menjadi masukan yang berharga buat saya yg sdang buat tgas paper ilmu negara

  21. apa perbedaan penjelasan ilmu negara antara fakultas hukum dengan FISIP

    Pertanyaan ini seperti “Apa perbedaan rawon di Malang dan di Surabaya?” :) Kalau nama matakuliahnya sama – Ilmu Negara – maka di fakultas apapun materinya tentu sama. ‘Penjelasan’-nya mungkin saja berbeda penekanan. Di FH, Ilmu Negara berperan memberikan dasar pemahaman Hukum Tata Negara, misalnya dan seterusnya, sedangkan pembahasannya di FISIP menekankan aspek politiknya dan atau yang sesuai dengan kebutuhan jurusan/ program studinya.

  22. menjadi pelajaran buat saya .. tentng tugas ilmu negara…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: