• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    November 2008
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,266,500 klik
  • Since 2009

    free counters

Tujuan dan Fungsi Negara

Teori-teori Tujuan Negara

1) Teori Kekuasaan

  • Shang Yang, yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. Menurut dia, perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara. “A weak people means a strong state and a strong state means a weak people. Therefore a country, which has the right way, is concerned with weakening the people.” Sepintas ajaran Shang Yang sangat kontradiktif karena menganggap upacara, musik, nyanyian, sejarah, kebajikan, kesusilaan, penghormatan kepada orangtua, persaudaraan, kesetiaan, ilmu (kebudayaan, ten evils) sebagai penghambat pembentukan kekuatan negara untuk dapat mengatasi kekacauan (yang sedang melanda China saat itu). Kebudayaan rakyat harus dikorbankan untuk kepentingan kebesaran dan kekuasaan negara.
  • Niccolo Machiavelli, dalam bukunya Il Principe menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan maupun agama. Untuk meraih, mempertahankan dan meningkatkan kekuasaannya, raja harus licik, tak perlu menepati janji, dan berusaha selalu ditakuti rakyat. Di sebalik kesamaan teorinya dengan ajaran Shang Yang, Machiavelli menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan yang sebesar-besarnya itu bertujuan luhur, yakni kebebasan, kehormatan dan kesejahteraan seluruh bangsa.

2) Teori Perdamaian Dunia

Dalam bukunya yang berjudul De Monarchia Libri III, Dante Alleghiere (1265-1321) menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. Perdamaian dunia akan terwujud apabila semua negara merdeka meleburkan diri dalam satu imperium di bawah kepemimpinan seorang penguasa tertinggi. Namun Dante menolak kekuasaan Paus dalam urusan duniawi. Di bawah seorang mahakuat dan bijaksana, pembuat undang-undang yang seragam bagi seluruh dunia, keadilan dan perdamaian akan terwujud di seluruh dunia.

3) Teori Jaminan atas Hak dan Kebebasan Manusia

a.  Immanuel Kant (1724-1804) adalah penganut teori Perjanjian Masyarakat karena menurutnya setiap orang adalah merdeka dan sederajat sejak lahir. Maka Kant menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. Untuk itu diperlukan undang-undang yang merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte general), dan karenanya harus ditaati oleh siapa pun, rakyat maupun pemerintah. Agar tujuan negara tersebut dapat terpelihara, Kant menyetujui azas pemisahan kekuasaan menjadi tiga potestas (kekuasaan): legislatoria, rectoria, iudiciaria (pembuat, pelaksana, dan pengawas hukum).

Teori Kant tentang negara hukum disebut teori negara hukum murni atau negara hukum dalam arti sempit karena peranan negara hanya sebagai penjaga ketertiban hukum dan pelindung hak dan kebebasan warga negara, tak lebih dari nightwatcher, penjaga malam). Negara tidak turut campur dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pendapat Kant ini sangat sesuai dengan zamannya, yaitu tatkala terjadi pemujaan terhadap liberalisme (dengan semboyannya: laissez faire, laissez aller). Namun teori Kant mulai ditinggalkan karena persaingan bebas ternyata makin melebarkan jurang pemisah antara golongan kaya dan golongan miskin. Para ahli berusaha menyempurnakan teorinya dengan teori negara hukum dalam arti luas atau negara kesejahteraan (Welfare State). Menurut teori ini, selain bertujuan melindungi hak dan kebebasan warganya, negara juga berupaya mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga negara.

b.  Kranenburg termasuk penganut teori negara kesejahteraan. Menurut dia, tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum, melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. Kesejahteran pun meliputi berbagai bidang yang luas cakupannya, sehingga selayaknya tujuan negara itu disebut secara plural: tujuan-tujuan negara. Ia juga menyatakan bahwa upaya pencapaian tujuan-tujuan negara itu dilandasi oleh keadilan secara merata, seimbang.

Selain beberapa teori tersebut, ada pula ajaran tentang tujuan negara sebagai berikut:

  • Ajaran Plato: Negara bertujuan memajukan kesusilaan manusia sebagai individu dan makhluk sosial.
  • Ajaran Teokratis (Kedaulatan Tuhan): Negara bertujuan mencapai kehidupan yang aman dan ternteram dengan taat kepada Tuhan. Penyelenggaraan negara oleh pemimpin semata-mata berdasarkan kekuasaan Tuhan yang dipercayakan kepadanya. Tokoh utamanya: Augustinus, Thomas Aquino)
  • Ajaran Negara Polisi: Negara bertujuan mengatur kemanan dan ketertiban masyarakat (Immanuel Kant).
  • Ajaran Negara Hukum: Negara bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum dan berpedoman pada hukum (Krabbe). Dalam negara hukum, segala kekuasaan alat-alat pemerintahannya didasarkan pada hukum. Semua orang – tanpa kecuali – harus tunduk dan taat kepada hukum (Government not by man, but by law = the rule of law). Rakyat tidak boleh bertindak semau gue dan menentang hukum. Di dalam negara hukum, hak-hak rakyat dijamin sepenuhnya oleh negara, sebaliknya rakyat berkewajiban mematuhi seluruh peraturan pemerintah/ negaranya.
  • Negara Kesejahteraan (Welfare State = Social Service State): Negara bertujuan mewujudkan kesejahteraan umum. Negara adalah alat yang dibentuk rakyatnya untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kemakmuran dan keadilan sosial.

Fungsi Negara

Tujuan negara merupakan suatu harapan atau cita-cita yang akan dicapai oleh negara, sedangkan fungsi negara merupakan upaya atau kegiatan negara untuk mengubah harapan itu menjadi kenyataan. Maka, tujuan negara tanpa fungsi negara adalah sia-sia, dan sebaliknya, fungsi negara tanpa tujuan negara tidak menentu.

Minimal, setiap negara harus melaksanakan fungsi:

  • penertiban (law and order): untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah terjadinya konflik, negara harus melaksanakan penertiban, menjadi stabilisator;
  • mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat;
  • pertahanan, menjaga kemungkinan serangan dari luar;
  • menegakkan keadilan, melalui badan-badan pengadilan.

Menurut Charles E. Merriam, fungsi negara adalah: keamanan ekstern, ketertiban intern, keadilan, kesejahteraan umum, kebebasan. Sedangkan R.M. MacIver berpendapat bahwa fungsi negara adalah: ketertiban, perlindungan, pemeliharaan dan perkembangan.

Beberapa teori fungsi negara:

1) Teori Anarkhisme

Secara etimologis, anarkhi (kata Yunani: αν = tidak, bukan, tanpa; αρκειν = pemerintah, kekuasaan) berarti tanpa pemerintahan atau tanpa kekuasaan.

Penganut anarkhisme menolak campurtangan negara dan pemerintahan karena menurutnya manusia menurut kodratnya adalah baik dan bijaksana, sehingga tidak memerlukan negara/ pemerintahan yang bersifat memaksa dalam penjaminan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Fungsi negara dapat diselenggarakan oleh perhimpunan masyarakat yang dibentuk secara sukarela, tanpa paksaan, tanpa polisi, bahkan tanpa hukum dan pengadilan. Anarkhisme menghendaki masyarakat bebas (tanpa terikat organisasi kenegaraan) yang mengekang kebebasan individu.

a.  Anarkhisme filosofis menganjurkan pengikutnya untuk menempuh jalan damai dalam usaha mencapai tujuan dan menolak penggunaan kekerasan fisik. Tokohnya: William Goodwin (1756-1836), Kaspar Schmidt (1805-1856), P.J. Proudhon (1809-1865), Leo Tolstoy (1828-1910).

b.  Anarkhisme revolusioner mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan, kekerasan fisik dan revolusi berdarah pun boleh digunakan. Contoh ekstrim anarkhisme revolusioner terjadi di Rusia pada tahun 1860 dengan nama nihilisme, yaitu gerakan yang mengingkari nilai-nilai moral, etika, ide-ide dan ukuran-ukuran konvensional. Tujuan menghalalkan cara. Tokohnya: Michael Bakunin (1814-1876).

2) Teori Individualisme

Individualisme adalah suatu paham yang menempatkan kepentingan individual sebagai pusat tujuan hidup manusia. Menurut paham ini, negara hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan setiap individu. Negara hanya bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (penjaga malam), tidak usah ikut campur dalam urusan individu, bahkan sebaliknya harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada setiap individu dalam kehidupannya. Individualisme berjalan seiring dengan liberalisme yang menjunjung tinggi kebebasan perseorangan. Di bidang ekonomi, liberalisme menghendaki persaingan bebas. Yang bermodal lebih kuat/ besar layak memenangi persaingan. Sistem ekonomi liberal biasa disebut kapitalisme.

3) Teori Sosialisme

Sosialisme merupakan suatu paham yang menjadikan kolektivitas (kebersamaan) sebagai pusat tujuan hidup manusia. Penganut paham ini menganggap bahwa dalam segala aspek kehidupan manusia, kebersamaan harus diutamakan. Demi kepentingan bersama, kepentingan individu harus dikesampingkan. Maka, negara harus selalu ikut campur dalam segala aspek kehidupan demi tercapainya tujuan negara, yaitu kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.

Pelaksanaan ajaran sosialisme secara ekstrim dan radikal-revolusioner merupakan embrio komunisme yang tidak mengakui adanya hak milik perorangan atas alat-alat produksi dan modal. Yang tidak termasuk alat-alat produksi dijadikan milik bersama (milik negara). Di negara komunis selalu diseimbangkan status quo keberadaan dua kelas masyarakat: pemilik alat produksi dan atau modal serta yang bukan pemilik alat produksi (buruh).

Fungsi negara menurut komunisme adalah sebagai alat pemaksa yang digunakan oleh kelas pemilik alat-alat produksi terhadap kelas/ golongan masyarakat lainnya untuk melanggengkan kepemilikannya.

Sosialisme dan komunisme memiliki tujuan yang sama, yaitu meluaskan fungsi negara dan menuntut penguasaan bersama atas alat-alat produksi, sedangkan perbedaannya adalah:

Sosialisme

Komunisme

- usaha pencapaian tujuan negara harus menempuh cara-cara damai

- masih mengakui hak milik pribadi/ perorangan dalam batas-batas tertentu

- menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan negara, bila perlu dengan revolusi berdarah

- sama sekali tidak mengakui hak milik perorangan

About these ads

48 Tanggapan

  1. yang dibutuhkan itu fungsi dan tujuan negara menurut miriam budiarjo
    Sekarang penting bangeet

  2. yang dibutuhkan itu fungsi dan tujuan negara menurut beberapa ahli….. please… pntiiiiiiiiiing bgt

  3. apa tujuan negara berdasarkan kekuasaan, kemakmuran, keamanan, ketertiban, kemerdekaan, dan kesejahteraan.
    tolong jawab secepatnya !

  4. knAPa cmAN INI aza……

    TEoRI KEKEUasaanYa cmA ada itu AZA yA…

    dUEh ,kalO ADS nhNYa blANGN DUnttt

    :)

  5. kak,,, klau pendapat prof.dr.soepomo ttg welfare state ada g????

    Silakan baca bagian akhir Pengertian Negara di blog ini atau gunakan search engine Anda. Selamat belajar dan sukses! :)

  6. kak teori ttg negara polisinya cuma segitu ya ?
    tpi slbihny mksi y kak!!
    k2 sdah sngat mmbntu tgas saia.hehehe..

    Silakan membaca judul-judul lain dalam tag yang sama. :)

  7. tugas kewarganegaraan

  8. tolong contohnya fungsi keadilan tuh apa aja??????????? please!!!!! pntg bgt!! skrg!!

    Waduh …? :) Lelly ‘salah masuk’ nih … Pertanyaan itu sangat luas dan karenanya juga tidak cukup jelas. Fungsi keadilan jenis apa dan dalam hal apa? Pada hakikatnya fungsi keadilan adalah meletakkan segala sesuatu pada tempatnya. Cobalah bertanya kepada Mbah Google … Minimal cobalah klik makalah ini, baca dan temukan sendiri fungsi keadilan sosial. Semoga bermanfaat! :)

  9. mau tanya dong ..
    apa sangkut pautnya teori perjanjian dgn UUD ’45??
    tlg djawab yah,,hhhee

    :) Bukankah sebagai konstitusi NKRI, UUD 1945 pada hakikatnya juga merupakan perjanjian masyarakat (social-contract)?

  10. Salam kenal,…..bagus sekali tulisannya. Silakan kunjung balik ke blog saya yang baru saja lahir, dengan konten : film, bisnis, manajemen dan sosial.

    http://profilbisnis.com

    Tks.

    Terima kasih. Saya sudah meluncur ke http://profilbisnis.com. Sangat informatif!

  11. @ temen2: klo mw lengkap cri di PDF aja…….

  12. isinya sangat membantu saya, semoga sama dengan yang lainnya, thank’s.

  13. makasih yooo!!!!!
    gra-gra ini gw dpt presentasi dgn lncr

  14. kak jelasin dong apa tujuan negara tentang melindungi,memajukan,mencerdaskan,dan ikut melaksanakan menurut ahli plato,,roger h sulthau,thomas aquimas st agustinus dan chales e mariam dan fungsi negara tentang penerbitan,kesejateraan kemakmuran,ketuhanan,keadilan menurut ahli yg diatas jga kak please bgt kak jwb zkrng soalxa tgsqu bentar lgi mau dikumpul tolong yah kaka jwb skrng……??????

  15. akkkhhhh,,,,

  16. wah.. ni pertanyaan banyak yang aneh…. mbeli aja bukune gitu loh… ngga mahal dibanding ilmu yang didapat.. gimana mas penulis???

    Pertanyaan-pertanyaan itu sebenarnya wajar, tapi terkesan tak mau sedikit susah. :) Kalau mau klik judul lain di sini maupun menggunakan tags yang tepat untuk mencari informasinya di situs lain, mungkin tak sulit mendapatkan informasinya. Lebih baik lagi kalau mau menuruti saran Mas Zulfan … (Untung … saya bukan penjual buku!) :)

  17. matur nuwun sanget,,,

  18. apakah di dunia ini akan terbentuk nya lagi negara ……..??????????
    apakah negara RI termasuk 4 besar dari se dunia.???????????

    (1) Mungkin saja. (2) Ya, dalam jumlah penduduk. :)

  19. top buanget.thank’s

  20. thankss infonya Godbless youu :D

  21. kok teori tujuan negara cuma 3 kan ada 7. tambah lagi dong . . . juga negara yg menggunakan nya jg ya????
    jgn lp d’balez

    Oh, ada tujuh ya? Mengapa Rara tidak berbuat baik menambahkannya di sini? :) Apakah Rara sudah membaca secara teliti artikel ini? :)

  22. tlong dunk dkirim tjuan negara mnurut ahli sesuai tujuan akhir hidup manusia

    :)

  23. mkasih ya,,
    aq snang bsa ktemu apa yg aq cari…
    trimakasih bnyak

  24. minta tolong ya, analisys tujuan dan fungsi negara apa aya?

  25. aku mau nanya dong teori tentang Dante allighieri pa sih..
    pliz penting banget…

    :)

  26. Hubungan antara tujuan dan fungsi negara apa ya kak??

    :) Selayaknya negara berfungsi sedemikian hingga tujuan negara tercapai.

  27. Mau nanya donk ka’…
    Kalo’ pendapat J.J Rousseau dalam bukunya Du Contract Social ( Perjanjian Masyarakat ) tentang negara apa ??

  28. tolong berikan definisi serta contoh dari tujuan dan fungsi negara..???
    please jawab.. secepatnya.. :)

  29. kalo tujuan dan sejarah gimana??

  30. hmm..trimakasih,kak,,
    smoga gk minta bantuan lagi,,
    alias muncul dr otak q sndri(always remember)
    hehe..

  31. mana menurut Miriam Budiardjo?? jadi kecewa:(

  32. kak salam dahsyat demokrasi terlebih dahulu. aku mw ajukan jempol ke kakak karena dg matri yg kakak tulis menambahm wawasn saya dalam pengembangan nalar .. namun ada swtu yg kurang kakak masih belum melengkapi knp di saat ini masih banyak orang yg merasakan manis dari fungsi dan tujuan dari negara……???? syukran kasiran

  33. ma’af td kurng tulisannya , yaitu; knp saat skrng ini msh ada bahkan banyak orang yg tidak merasakan kemanisan dari fungsi dan tujuan dari negara

    Sebagaimana teori-teori lain, teori fungsi dan tujuan negara adalah hal-hal ideal yang dipikirkan oleh para ahli. Praksis fungsi dan tujuan negara adalah soal lain. :) Tapi, tetaplah berusaha optimis bahwa suatu saat nanti semakin banyak yang merasakan manisnya berbangsa dan bernegara.

  34. kak mkch yaaa.. doa:n cut bs memberi tanggapan kpd dosen…

  35. hallo mas / mban.
    saya minta tolong di bantu membuat makalah tentang tujuan negara RI,saya kesulitan mencari referensi dan beberapa sumbernya dari mana saja.dan mencari buku lama ilmu negara edisi iswara.
    terima kasih banyak.
    nb: send by EMAIL aku juga ya mb. ustarmild@yahoo.com

  36. yang tau kirim tanggapan nya,di tunggu,thanx’

  37. kak kalau hubungan antara fungsi dan tujuan negara apa?

    Tujuan negara dicapai melalui pelaksanaan fungsi negara atau fungsionalisasi negara dilaksanakan untuk mencapai tujuan negara. Akhir-akhir ini ada sinyalemen bahwa negara kita berada dalam ambang ‘negara gagal’ karena beberapa indikasi yang menunjukkan negara tak berfungsi sebagaimana mestinya. :)

  38. butuh banged nih,. contoh artikel fungsi dan tujuan negara dalam melaksanakan ketertiban apa yaa??
    plisssss kok aku selalu salah terus ya,…

    Silakan membaca judul-judul lain dengan tag yang sama di sini atau situs lain untuk menemukan jawabannya. Barangkali mulai dari klik ini:)

  39. menurut saya fungsi negara itu melindungi semua warga dan mengenal warga yaaaa…

  40. bang mau tanya dong ..++?
    teori pemisahan menurut thomas hobbes apa ya>/??

    Yang Rio Ananta maksud barangkali ada di sini. :)

  41. Bagus banget :)

  42. kalo pengertian negara menurut miriam budihadjo itu apa ?

    Yusri ‘salah masuk kamar’. :) Silakan klik judul Pengertian Negara.

  43. terima kasih infonya kakak
    kakak kalau misalnya tujuan negasa dan fungsinya itu,apa udah lengkp disini
    ???

    Cukup lengkap, Hesti :)

  44. Menurut saya fungsi negara adalah untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari gangguan dan ancaman dari negara lain..

  45. thankz gan bwt tulisanya…..sukses selalu….anda sudah melakukan kesuksesan sejak dibukanya blog ini…..

  46. kalau hubungan antara tujuan negara dengan ideologi negara dan fungsi negara itu apa….?

  47. tujuan negara menurut Kranenburg apa ya?
    tolong di jawab ya. Soalnya ada tugas nih.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: