Posted on 31 Desember 2008 by Ruhcitra
Raden Ngabehi (R.Ng.) Ranggawarsita (1802-1873) bernama asli Bagus Burham. Ia putra dari Mas Pajangswara dan cucu Yasadipura II, pujangga besar Kasunanan Surakarta. Ayahnya keturunan Kesultanan Pajang, sedangkan ibunya dari Kesultanan Demak. Sewaktu muda, Bagus Burham terkenal nakal dan gemar berjudi. Maka ia dikirim oleh kakeknya untuk belajar agama Islam kepada Kyai Imam Besari di Pesantren [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ngelmu | Ditandai: Jakalodhang, jangka, Kalatidha, pujangga, ramalan, Ranggawarsita, Sabda Jati, Sabda Pranawa, Sabda Tama, zaman edan | 1 Komentar »
Posted on 28 Desember 2008 by Ruhcitra
Buku Langka = Mahal
Bermula dari seorang kenalan yang titip: minta dicarikan buku-buku kejawen. Dalam perjalanan ke Jogja, dengan ‘rekomendasi’ yang saya peroleh, saya mampir ke kios-kios buku bekas di belakang Sriwedari (Teposanan, Jalan Kebangkitan Nasional), Solo. Setelah bertanya ke beberapa kios, akhirnya ada yang menawarkan beberapa judul buku. Si pemilik kios mengejutkan saya ketika memberikan [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ngelmu | Ditandai: ajaran moral, gambuh, kidung, kinanti, macapat, Mangkunegara IV, pangkur, pucung, pupuh, serat, sinom, tembang, Wedatama | 3 Komentar »
Posted on 21 Desember 2008 by Ruhcitra
Direktori Spam di mailbox kadang-kadang saya lihat karena berpengalaman ada email dari teman yang nyasar masuk ke situ. Saya tertarik – namanya juga manusia dan di saat krisis pula! – pada satu email yang mengabarkan bahwa email address saya terpilih oleh sebuah perusahaan otomotif terkenal sebagai penerima hadiah yang bikin saya tersenyum: US$ dalam jumlah [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Serbaneka | Ditandai: gendam, spam, undian | Leave a Comment »
Posted on 16 Desember 2008 by Ruhcitra
Oleh founding-fathers, Pancasila digali dari nilai-nilai sosio-budaya bangsa Indonesia dan diperkaya oleh nilai-nilai dan masukan pengalaman bangsa-bangsa lain. Pancasila adalah weltanschauung (way of life) bangsa Indonesia. Uniknya, nilai-nilai Pancasila yang bertumbuh kembang sebagai kepribadian bangsa itu merupakan filsafat sosial yang wajar (natural social philosophy). Nilai-nilai itu bukan hasil pemikiran tunggal atau suatu ajaran dari siapa [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: aksiologi, eksistensi, epistemologi, filsafat, hedonisme, ontologi, Pancasila, sistem | 7 Komentar »
Posted on 14 Desember 2008 by Ruhcitra
“Krismon yang melanda kita mungkin merupakan blessing in disguise yang menghambat kemacetan lalu lintas yang lebih parah di jalan-jalan raya kita!” diucapkan oleh seorang teman dalam suatu diskusi saat sama-sama melepas lelah. Andaikan itu bukan gurauan di saat terjepit krisis dan benar, tampaknya keadaan perekonomian kita yang hingga kini – katanya – masih berada di [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ngalam | Ditandai: disiplin, lalu lintas | Leave a Comment »
Posted on 8 Desember 2008 by Ruhcitra
Mathias Aroef (1985). Management Indonesia Masa Kini – 1985 dan selanjutnya sampai tahun 2000, Suatu Pendapat, “Seminar Ciri Khas Manajemen Jepang”, Universitas Pasundan, Bandung, tanggal 5 dan 6 Juli 1985.
Orang Indonesia sangat dikenal sebagai orang yang lunak dan sabar dalam menghadapi orang lainnya. Ramah, banyak senyum, dan menunjukkan gerakan-gerakan yang lamban bila berjalan kaki. Apakah [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Selecta | Ditandai: anggaran, disiplin, jalan raya, kebocoran, kewibawaan, komunikasi searah, lalu lintas, pemeliharaan, pengawasan, tepat waktu | Leave a Comment »
Posted on 8 Desember 2008 by Ruhcitra
J. Ravianto (1985). Produktivitas dan Manusia Indonesia, Lembaga Sarana Informasi, Usaha dan Produktivitas, Jakarta.
Sifat dan tenaga kerja atau masyarakat tradisional adalah sifat-sifat yang membudaya sejak lama, dan perincian sifat-sifat tersebut kurang lebih adalah sebagai berikut:
DIarsipkan di bawah: Citra Selecta | Ditandai: disiplin, estetika, feodal, mental, tenaga kerja Indonesia | Leave a Comment »