Posted on 24 Oktober 2009 by Ruhcitra
Mengingat Kartini
Kartini adalah salah seorang perempuan Jawa yang beruntung karena dianugerahi pendidikan tatkala sebagian besar kaumnya hanya dianggap sebagai konco wingking kaum lelaki dan harus hanya narima ing pandum dalam kodrat keperempuanannya semasa hidup. Namun, kendati perjuangannya tak seheroik beberapa perempuan pahlawan nasional lainnya, nama R.A. Kartini lebih sering disebut dalam percakapan dan ingatan tentangnya [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Selecta | Ditandai: bahasa, Belanda, budaya, cinta, feodal, feodalisme, gamelan, guru, Habis Gelap Terbitlah Terang, Jawa, Kartini, kerja, Max Havelaar, Melayu, moral, Multatuli, penghargaan, sastra, sekolah, seni rakyat, surat | Leave a Comment »
Posted on 29 Oktober 2008 by Ruhcitra
Sesanti “Malang Kucecwara” berarti “Tuhan menghancurkan yang bathil dan menegakkan yang benar”. Perisai berbentuk segilima bermakna semangat perjuangan kepahlawanan, kondisi geografis, pegunungan, serta semangat membangun untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Warna merah-putih adalah lambang bendera nasional Indonesia. Kuning berarti keluhuran dan kebesaran. Hijau adalah kesuburan. Biru muda berarti kesetiaan kepada Tuhan, [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ngalam | Ditandai: arema, bahasa, boso walikan, Malang, Malangkucecwara, wisata kuliner di Malang | 1 Komentar »
Posted on 21 Oktober 2008 by Ruhcitra
Hubungan antara metafisika, asumsi dan peluang dalam ontologi
Ontologi adalah cabang filsafat yang menggeluti tata dan struktur realitas dalam arti seluas mungkin, yang menggunakan kategori-kategori: ada/ menjadi, aktualitas/ potensialitas, nyata/ tampak, perubahan, waktu, eksistensi/ noneksistensi, esensi, keniscayaan, yang-ada sebagai yang-ada, ketergantungan pada diri sendiri, hal mencukupi diri sendiri, hal-hal terakhir, dasar.
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: aksiologi, antinomi, asumsi, bahasa, deduktif-rasionalis, determinasi, epistemologi, fallacea, filsafat, ilmu, induktif-empiris, intuisi, kaidah, kebenaran ilmiah, kebenaran intuitif, kebenaran spekulatif, kebudayaan, koherensi, korespondensi, kosmologi, logika, matematika, metafisika, moral, ontologi, postulat, premis, struktur ilmu, tanggung jawab ilmuwan, teori | 3 Komentar »