Posted on 24 Oktober 2009 by Ruhcitra
Mengingat Kartini
Kartini adalah salah seorang perempuan Jawa yang beruntung karena dianugerahi pendidikan tatkala sebagian besar kaumnya hanya dianggap sebagai konco wingking kaum lelaki dan harus hanya narima ing pandum dalam kodrat keperempuanannya semasa hidup. Namun, kendati perjuangannya tak seheroik beberapa perempuan pahlawan nasional lainnya, nama R.A. Kartini lebih sering disebut dalam percakapan dan ingatan tentangnya [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Selecta | Ditandai: bahasa, Belanda, budaya, cinta, feodal, feodalisme, gamelan, guru, Habis Gelap Terbitlah Terang, Jawa, Kartini, kerja, Max Havelaar, Melayu, moral, Multatuli, penghargaan, sastra, sekolah, seni rakyat, surat | Leave a Comment »
Posted on 1 November 2008 by Ruhcitra
Kegiatan pembangunan selalu melibatkan manusia sebagai pelaksana sekaligus tujuan. Manusia adalah subyek, bukan obyek pembangunan. Maka dinamika suatu bangsa sesungguhnya tampak dalam usaha-usaha pembangunannya (nation and character building). Sebagai fenomena budaya, pembangunan merupakan suatu proses humanisasi. Menurut Soerjanto Poespowardojo (1989:7-9), ada empat poros dalam pembangunan nasional sebagai fenomena budaya, yaitu: anthropos, oikos, tekne dan [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: budaya, ciri manusia Indonesia, kebudayaan, kriteria pengembangan dan alih teknologi, mentalitas tinggal landas, pembangunan nasional, tantangan masa depan, teknologi, teknologi tepat guna | Leave a Comment »
Posted on 25 Oktober 2008 by Ruhcitra
Pengembangan dan alih teknologi merupakan alternatif yang tidak bisa ditolak untuk menjawab tantangan masa depan kita sebagai bangsa dan negara berkembang. Namun, pengembangan dan terutama alih teknologi itu dapat menimbulkan masalah yang luas dampaknya, karena teknologi modern tidak bebas nilai seperti teknologi tradisional. Pengalaman menunjukkan bahwa teknologi tidak netral lagi. Teknologi telah sering digunakan sebagai [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: alih teknologi, budaya, dialektika, E.F. Schumacher, ekonomi, humanware, ideologi, ideoware, infoware, kebudayaan, local genius, nasionalisme modern, orgaware, Pancasila, politik, Soedjatmoko, Soerjanto Poespowardojo, sosial, technoware, teknologi | 1 Komentar »