Posted on 18 Maret 2009 by Ruhcitra
1)Pengalaman ini milik seorang Indonesia ketika untuk pertama kalinya mengikuti Misa Malam Natal di sebuah kapel (gereja kecil) di Australia Selatan. Karena kebiasaan di kota tempat asalnya, dia mengenakan jas lengkap. Namun, selama mengikuti ibadat itu dia dibuat resah oleh suhu udara sekitar 43o Celcius. Keringatnya mengucur deras, membasahi pakaiannya.
DIarsipkan di bawah: Citra Serbaneka | Ditandai: busana, eksekutif, etiket, grooming | Leave a Comment »
Posted on 11 November 2008 by Ruhcitra
Negara (sebagai suatu organisasi di suatu wilayah) memiliki kekuasaan untuk memaksakan kedudukannya secara sah terhadap semua golongan yang ada dalam wilayah itu dan menetapkan tujuan kehidupan bersama. Negara berkewajiban menetapkan cara dan batas kekuasaan untuk digunakan dalam kehidupan bersama, sehingga dapat membimbing berbagai kegiatan penduduk ke arah tujuan bersama.
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: eksekutif, federatif, kekuasaan negara, legislatif, Leviathan, mission sacre, monarkhi, pactum subiectionis, pactum unionis, patriarkhal, patrimonial, pembagian kekuasaan, pemisahan kekuasaan, primus inter pares, status civilis, status naturalis, teokrasi, trias politica, yudikatif | 5 Komentar »
Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Menurut Abraham Lincoln (Presiden AS ke-16), demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat (Democracy is government of the people, by the people and for the people). Azas-azas pokok demokrasi dalam suatu pemerintahan demokratis adalah:
pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan, misalnya melalui pemilihan wakil-wakil rakyat untuk parlemen secara bebas dan rahasia; dan
pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: Abraham Lincoln, demokrasi, eksekutif, federatif, formal, hak azasi manusia, John Locke, kepartaian, konstitusional, legislatif, material, Montesquieu, parlemen, partisipasi rakyat, pembagian kekuasaan, pemilihan umum, perwakilan, referendum, yudikatif | 3 Komentar »