Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Menurut Oppenheim-Lauterpacht, unsur-unsur negara adalah:
Unsur pembentuk negara (konstitutif): wilayah/ daerah, rakyat, pemerintah yang berdaulat
Unsur deklaratif: pengakuan oleh negara lain
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: Augustinus, bangsa, biologis, daratan, de facto, de jure, deklarator, desa, ekonomis, ekstrateritorial, genealogis, Grotius, Hegel, hukum internasional, John Locke, kedaulatan, konstitutif, kultural, landas benua, lautan, Machiavelli, masyarakat, Montesquieu, paguyuban, patembayan, pemerintahan, pengakuan, primitif, psikologis, rakyat, ras, res communis, res nullius, teritorial, Thomas Aquino, Thomas Hobbes, udara, unsur-unsur negara, wilayah, ZEE, zona, zoon politikon | 14 Komentar »
Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Pendekatan faktual (primer), berdasarkan kenyataan yang sungguh-sungguh terjadi (sudah menjadi pengalaman sejarah).
Occupatie: pendudukan suatu wilayah yang semula tidak bertuan oleh sekelompok manusia/ suatu bangsa yang kemudian mendirikan negara di wilayah tersebut. Contoh: Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan pada tahun 1847.
Separatie: Suatu wilayah yang semula merupakan bagian dari negara tertentu, kemudian memisahkan diri dari [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: accessie, anexatie, Aristoteles, Augustinus, cessie, de facto, de jure, demokrasi, diktatur, evolusi, fusi, Georg Jellinek, Grotius, Hans Kelsen, hukum alam, inovatie, J.J. Rousseau, John Locke, Karl Marx, kekuasaan, kerajaan, kontrak sosial, Kranenburg, Leon Duguit, Logemann, negara, negara kota, occupatie, perjanjian masyarakat, persekutuan masyarakat, Plato, proklamasi, revolusi, separatie, Stahl, Thomas Aquino, Thomas Hobbes | 13 Komentar »
Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Beberapa abad sebelum Masehi, para filsuf Yunani: Socrates, Plato, dan Aristoteles sudah mengajarkan beberapa teori tentang “negara”. Telaah mereka tentang ilmu negara dan hukum masih berpengaruh hingga saat ini kendati sesungguhnya pengertian mereka tentang negara pada waktu itu hanya meliputi lingkungan kecil, yakni lingkungan kota atau negara kota yang disebut “polis”. Maka dapat dimaklumi jika [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: Aristoteles, Grotius, individualisme, integralistik, J.J. Rousseau, Karl Marx, kekuasaan, kesusilaan, komunisme, Logemann, Machiavelli, MacIver, negara, organisasi, pemerintah, Plato, politik, proletariat, revolusi, Socrates, tugas pokok negara | 11 Komentar »