Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Menurut Abraham Lincoln (Presiden AS ke-16), demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat (Democracy is government of the people, by the people and for the people). Azas-azas pokok demokrasi dalam suatu pemerintahan demokratis adalah:
pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan, misalnya melalui pemilihan wakil-wakil rakyat untuk parlemen secara bebas dan rahasia; dan
pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: Abraham Lincoln, demokrasi, eksekutif, federatif, formal, hak azasi manusia, John Locke, kepartaian, konstitusional, legislatif, material, Montesquieu, parlemen, partisipasi rakyat, pembagian kekuasaan, pemilihan umum, perwakilan, referendum, yudikatif | 3 Komentar »
Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Menurut Oppenheim-Lauterpacht, unsur-unsur negara adalah:
Unsur pembentuk negara (konstitutif): wilayah/ daerah, rakyat, pemerintah yang berdaulat
Unsur deklaratif: pengakuan oleh negara lain
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: Augustinus, bangsa, biologis, daratan, de facto, de jure, deklarator, desa, ekonomis, ekstrateritorial, genealogis, Grotius, Hegel, hukum internasional, John Locke, kedaulatan, konstitutif, kultural, landas benua, lautan, Machiavelli, masyarakat, Montesquieu, paguyuban, patembayan, pemerintahan, pengakuan, primitif, psikologis, rakyat, ras, res communis, res nullius, teritorial, Thomas Aquino, Thomas Hobbes, udara, unsur-unsur negara, wilayah, ZEE, zona, zoon politikon | 14 Komentar »
Posted on 9 November 2008 by Ruhcitra
Pendekatan faktual (primer), berdasarkan kenyataan yang sungguh-sungguh terjadi (sudah menjadi pengalaman sejarah).
Occupatie: pendudukan suatu wilayah yang semula tidak bertuan oleh sekelompok manusia/ suatu bangsa yang kemudian mendirikan negara di wilayah tersebut. Contoh: Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan pada tahun 1847.
Separatie: Suatu wilayah yang semula merupakan bagian dari negara tertentu, kemudian memisahkan diri dari [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: accessie, anexatie, Aristoteles, Augustinus, cessie, de facto, de jure, demokrasi, diktatur, evolusi, fusi, Georg Jellinek, Grotius, Hans Kelsen, hukum alam, inovatie, J.J. Rousseau, John Locke, Karl Marx, kekuasaan, kerajaan, kontrak sosial, Kranenburg, Leon Duguit, Logemann, negara, negara kota, occupatie, perjanjian masyarakat, persekutuan masyarakat, Plato, proklamasi, revolusi, separatie, Stahl, Thomas Aquino, Thomas Hobbes | 13 Komentar »
Posted on 28 Oktober 2008 by Ruhcitra
Rasionalisme
Kaum rasionalis mulai dengan suatu pernyataan yang sudah pasti. Aksioma dasar yang digunakan untuk membangun sistem pemikirannya diturunkan dari idea yang jelas, tegas dan pasti dalam pikiran manusia. Pikiran manusia mampu ‘mengetahui’ idea itu, kendati manusia tidak menciptakannya maupun tidak mempelajarinya lewat pengalaman. Idea itu sudah ada sebagai bagian dari kenyataan dasar yang tertangkap [...]
DIarsipkan di bawah: Citra Ilmu | Ditandai: empirisme, hipotesis, John Locke, metode keilmuan, Plato, rasionalisme, Rene Descartes | 2 Komentar »