• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Juli 2008
    S S R K J S M
        Agu »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,793,833 klik
  • Since 2009

    free counters

Leader in Education. Education for Leader.

Sekali lagi, “Leader in education. Education for leader” (kata terakhir dalam visi-misi SMA Dempo ini seperti yang saya baca pada banner yang terpampang di sekolah), oleh saya terasa terlalu tinggi bagi sebuah sekolah menengah umum di kota Malang, bahkan seandainya dipimpin oleh seorang dewa sekalipun. Saya merasa beruntung pernah mempelajari Linguistic Policy dan sesuai kaidahnya, saya memaklumi kesan umum di ‘dalam’ maupun di ‘luar’ sekolah: Kepala Sekolah menganggap dirinya seorang pemimpin dalam bidang pendidikan dan bahwa kinerja pendidikan (di SMA Dempo) diabdikan untuk sang pemimpin. Seandainya ditulis ‘leaders’ pun, oleh saya masih terbaca berlebihan. Segenap warga sekolah dengan demikian sudah punya kualitas sebagai pemimpin. Mungkin, SMA Dempo adalah satu-satunya sekolah di dunia yang mendidik para pemimpin!

Tak jelas alasan mengapa visi-misi yang singkat namun gamblang: Religius-Solider-Cendekia yang dijabarkan Kepala Sekolah sebelumnya sebagai strategi sekaligus cita-cita mengembangkan pelayanan pendidikan SMA Dempo yang parameternya jelas-lugas-tuntas diganti oleh Kepala Sekolah sekarang dengan dua kalimat yang justru menimbulkan banyak pertanyaan dan tak sesuai dengan kenyataan itu. Saya belum tahu bagaimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang (semestinya sudah) disusun sendiri oleh SMA Dempo diselaraskan dengan visi-misi sekabur “Leader in education. Education for leader.”

Formula visi yang tak mengandung kualitas tertentu dan terukur, tak dijelaskan dengan ‘kalimat’ misi yang operasional tak lebih dari mercon bantingan. Sekali meledak bikin geger. Sesudahnya senyap, bahkan bau mesiunya pun cepat lenyap disapu angin lewat. Yang tertinggal hanya serpihan mercon itu sendiri. Tak ada dampak lain kecuali sekejap mengejutkan. Yang lain mudah terlupakan. Itu pun kalau merconnya tidak mejen!

Bagaimana pula visi-misi sekabur itu dihidupkan dalam keseharian proses belajar-mengajar di sekolah? Ya kabur jugalah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: