• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Juli 2008
    S S R K J S M
        Agu »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,793,833 klik
  • Since 2009

    free counters

Romo Sis, Atasan yang Bijaksana

Jangan gampang menyalahkan orang lain!

Romo Sis pandai sekali menyimpan rahasia. Yang menurutnya tak perlu diketahui orang lain, tak pernah diceritakannya. Kalau terpaksa pun, beliau akan menggunakan kata-kata terpilih agar keingintahuan orang lain terpuaskan, dan rahasia tetap terpelihara.

Suatu saat saya mendapati seorang pegawai sedang tidur di balik jendela tempat kerjanya, Dari samping, ia tampak seperti sedang berdoa khusuk. Saya panggil namanya beberapa kali tapi ia tetap lelap. Sebelumnya saya sudah mendengar pembicaraan teman-teman tentang kebiasaan pegawai itu, tetapi baru kali itu bisa membuktikannya sendiri.

Nah. Romo Sis tak pernah suka dilapori kejelekan orang lain. Apalagi kalau tanpa bukti. Maka, saya mengetuk pintu ruang direktur dan menggandeng tangan Romo Sis untuk mengikuti saya tanpa berkata apa-apa. Saya tunjukkan kepada beliau sang pegawai yang sedang ‘berdoa’ itu.

Romo Sis hanya tersenyum lalu melenggang kembali ke ruang kerjanya. Saya mengikuti di belakangnya karena heran beliau tidak bertindak meskipun bukti ada di depan mata.

“Orang yang sudah tua memang gampang mengantuk dan tertidur kalau tidak mengerjakan apa-apa. Saya juga begitu. Makanya, kamu yang masih muda harus rajin bekerja, punya hobi, dan jangan suka menganggur. Wong nganggur iku bantale setan!” kata beliau setelah duduk lagi di kursinya.

Ya amplop! Saya ingin melihat beliau menegur sang pegawai, lha kok malah saya yang dinasihati begitu. Justru saya kemudian dimintanya untuk memberikan tugas tambahan agar pegawai itu lebih produktif. “Kalau dia sampai menganggur dan kemudian mengantuk, tidur, yang salah mungkin bukan dia, melainkan kamu!”

Siang harinya saya melihat sang pegawai mengepel lantai ruang kerja direktur. Hari itu saya belajar bahwa setiap kesalahan harus ada hukumannya dan keusilan pun ada hikmahnya. Biarlah yang salah dihukum oleh yang berhak dan yang tak berhak tak perlu ikut campur.

Kemudian saya pikir, langkah yang ditempuh Romo Sis sungguh bijaksana. Pegawai itu hanya perlu tahu bahwa Romo Sis yang mendapatinya tidur dalam jam kerja, bukan orang lain.

%d blogger menyukai ini: