• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Juli 2008
    S S R K J S M
        Agu »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,793,833 klik
  • Since 2009

    free counters

Romo Sis dan Hobi

“Burungnya Romo Sis banyak!”

Pada tahun 1980-an di samping kamar mandi para seminaris dibangun ‘rumah anggrek’ (green-house) yang segera terisi penuh. Begitu pula sepetak halaman depan seminari ditanami anggrek tanah yang sering saya panen untuk menghias altar. Kabar yang tersiar adalah: “Romo Sis hobinya memelihara anggrek!” Padahal beliau jarang sekali menengok koleksinya itu karena lebih sibuk dengan tugas-tugas yang selalu bisa ditemukannya untuk menjadikan Dempo berjaya.

Beliau sering tidak tahu ‘miliknya’ raib. Romo Sis mudah mendapatkan apa saja dan kehilangan dengan mudah pula. Bahkan, tak jarang beliau pun lupa bahwa ini atau itu sudah dimilikinya. Dan kalau diingatkan, beliau akan bilang, “Kok ndak bilang dari tadi!”

Nah, kalau sekadar memilikinya karena ada di tempat tinggalnya – tanpa pernah sekali pun merawatnya, kecuali menambahi koleksinya dengan berbagai cara – bisa dibilang sebagai wujud hobinya, wah … selain membaca dan melaksanakan tugas-tugasnya, hobi Romo Sis sangat banyak!

“Romo Sis suka memelihara monyet!”

“Romo Sis suka memelihara ikan!”

“Wah, burungnya Romo Sis banyak!”

Nah, apakah beliau menyalahkan komentar seperti itu? Tidak. Sebab, itu bisa mengecewakan para penyumbang. Yang beliau katakan justru, “Hobi itu sangat penting. Supaya kalau pensiun nanti, saya tetap punya kegiatan sehingga tidak kena post-power syndrome.” Dan terus mengalirlah sumbangan. Hebat ‘kan?

Romo Sis sangat pandai mengambil hati para alumni atau kenalan sehingga mereka mudah memberinya bantuan, jasa, uang atau barang bahkan binatang. Beliau sering membanggakannya dan sangat marah jika melihat barang pemberian alumni rusak, kotor, tak terawat. Ketika mengetahui banyak peralatan laboratorium elektronika yang pembangunannya beliau mintakan bantuan dari para alumni raib, tampak sekali kekecewaannya!

Suatu pagi, hari Senin, saya mengajak beliau melihat bekisar di ruang tamu yang cenggernya dipotong tangan jahil sehingga darahnya berceceran di kandang dan lantai.

“Siapa yang tega berbuat ini? Sadis sekali!” keluhnya. Tak lama kemudian, bekisar itu mati. “Bagaimana saya harus menjawab kalau pemberinya bertanya?”

Beliau pernah menceritakan bahwa ada yang mengatakan telunjuknya bisa membawa banyak barang sebagai oleh-oleh dan guyonannya membuat orang langsung menyilakannya mengambil yang diingininya atau bertimbang untuk segera mengirimkan barang di rumah/ toko/ kantornya yang ditunjuk Romo Sis ke Dempo.

Maka, ketika suatu saat beliau melihat dengan sorot mata kagum serumpun anggrek yang sedang berbunga banyak dan indah di teras rumah saya, dengan bercanda saya langsung mengatakan: “Jangan ditunjuk lho, Romo!”

Beliau menoleh dan bertanya: “Kenapa?”

Dan saya menjawab: “Bunganya bisa langsung layu kalau Romo tunjuk!”

Hehehe … “Padune gak oleh dijaluk ae …” katanya sambil tersenyum.

%d blogger menyukai ini: