• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Juli 2008
    S S R K J S M
        Agu »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,787,671 klik
  • Since 2009

    free counters

Romo Sis dan Orang Sakit

“Bilang saja dari Dempo, Romo Sis!”

Tapi, Romo Sis kadang-kadang juga naif. Beliau senang diberitahu tentang keadaan ‘anak buah’-nya, karena dengan demikian beliau bisa tahu lebih baik dan lebih cepat menolong. Kecepatan tindakannya bahkan sering bikin orang lain bingung. Seorang guru Dempo yang jatuh sakit ketika sedang memanfaatkan liburan sekolah di kampung halamannya diperintahkannya untuk dijemput dan dirawat di Malang. Wah, perintahnya itu tak begitu mudah dilaksanakan, tapi akhirnya terlaksana juga. Sang guru dijemput dan kemudian dirawat sampai sembuh! Pada laporan keuangan, tidak ada lampiran kuitansi utang dari sang guru untuk semua ongkos penyembuhannya. Selama lebih dari sebulan, seorang guru lain dijemput-antar sopir dengan mobil sekolah untuk bisa tetap mengajar setelah kakinya patah karena kecelakaan lalu lintas. Kelas khusus dipersiapkan bagi guru itu, seperti juga dialami Ibu Kho yang tetap mengajar sambil duduk di kursi rodanya sampai mengajukan pensiun dan wafat tak lama kemudian.

Begitu tahu ada ‘anak buah’ atau keluarganya yang sakit, Romo Sis akan segera menelepon RKZ Malang dan meminta si sakit dirawat dan disembuhkan terlebih dulu, ongkos diurus belakangan.

“Bilang saja dari Dempo, Romo Sis”, maka bagian administrasi RKZ akan melayani dengan baik tanpa banyak tanya. Selama si sakit dirawat, beliau selalu mengontrol dan mencarikan jalan keluar terbaik kalau ada masalah. Restitusi pengobatan yang diminta guru/ pegawai selalu masuk ke pengeluaran sekolah. Tetapi yang dilakukan atas inisiatif Romo Sis sendiri tak pernah saya lihat kuitansi/ bon/ notanya. Semua diurusnya sendiri.

Maka saya sangat sedih ketika seorang pegawai Dempo wafat karena usus buntu. Benar bahwa nyawa manusia bergantung pada Tuhan, tapi usaha manusia yang maksimal perlu dilakukan! Usus buntu yang dibiarkan akut (karena ongkos pengobatannya bikin si sakit dan keluarganya takut) sungguh memrihatinkan. Saran dokter yang mengoperasinya tidak ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Penundaan sangat berisiko. Pertanyaan tentang cara dan berapa ongkos untuk menyembuhkannya beberapa hari sesudahnya amat terlambat. Si sakit sudah sekarat, dan hari berikutnya mangkat. Semoga arwahnya diterima dalam suka cita surgawi, dan ia berkenan mendoakan yang masih hidup di dunia untuk lebih menghargai kehidupan diri sendiri dan sesama!

%d blogger menyukai ini: