• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    November 2008
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,793,833 klik
  • Since 2009

    free counters

Berpolitik: Mengapa?

zoon1Manusia adalah makhluk individu, sosial dan insan politik. Sejak dalam kandungan, manusia telah dikaruniai Tuhan hak yang sangat mendasar yang disebut hak kodrati atau hak azasi manusia. Hak itu tidak dapat dikurangi atau diminta oleh orang lain, karena jika diberikan kepada orang lain, sifat kemanusiaan akan hilang. Hak hidup, hak bersuara, hak merdeka, misalnya, pada dasarnya harus diberikan dan atau dilaksanakan sendiri oleh setiap orang.

Manusia sebagai makhluk individu tidak mungkin dapat hidup sendiri dan pasti harus berhubungan dengan orang lain, karena ia sekaligus adalah makhluk sosial. Setiap orang memiliki aneka kebutuhan hidup: berteman, damai, harga diri, kebebasan berorganisasi, kemerdekaan menyatakan pendapat, mendapat perlindungan hukum, berprestasi, dan sebagainya.zoon2

Manusia adalah elemen pokok yang melaksanakan aktivitas-aktivitas politik kenegaraan, baik sebagai pemeran utama maupun sebagai subyek tujuan pembangunan. Manusia adalah insan politik. Orang yang tidak mau menggunakan haknya dalam partisipasi politik, secara politik disebut apatis atau apolitis. Dengan berkembangnya pola pikir serta aneka kebutuhan, keterlibatan kita dalam pemerintahan semakin meningkat. Terlebih dalam sistem demokrasi representatif/ zoon3perwakilan, hak menyampaikan pendapat dimungkinkan setelah sebelumnya hak itu digunakan dalam pemilihan umum: untuk memilih wakil-wakil rakyat. Kendati secara luas partisipasi politik dapat pula disalurkan melalui media massa atau menduduki jabatan tertentu dalam masyarakat, dalam sistem demokrasi perwakilan, wakil-wakil rakyat terpilih adalah pelaku utama pelayanan kepentingan rakyat pemilih/ konstituen mereka.

zoon51

zoon4Pengertian bahwa politik adalah semua kegiatan yang menyangkut masalah perebutan dan mempertahankan kekuasaan dalam negara melalui lembaga negara serta pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan negara semestinya menggerakkan seluruh warganegara untuk tidak apatis/ apolitis. Memilih dan dipilih adalah hak azasi politik setiap warganegara kecuali perundang-undangan membatasinya. Kendati tidak menggunakannya adalah juga hak, tetapi sikap itu sangat berisiko untuk kelangsungan hidup bangsa. Dalam hal dihadapkan pada pilihan yang sulit, sangat dianjurkan untuk memilih yang lebih sedikit derajat keburukannya (minus malum). Dengan demikian hendaklah dipahami makna pentingnya setiap warganegara memiliki sikap dan pilihan politik yang benar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sikap politik seseorang akan sangat bergantung pada tingkat pengertian, pemahaman, lingkungan dan keyakinannya. Ketika partai politik sibuk dengan dirinya sendiri dan mengabaikan hakikat fungsi keberadaannya bagi pembangunan bangsa dan negara, maka partai politik itu sedang menggali jurang yang akan diterjuninya sendiri. Ketika para calon dan atau anggota legislatif dari partai-partai politik yang berkualitas demikian itu berlaga dalam pemilu dan dalam kancah perpolitikan negeri, mereka sedang menghambat ‘karier politik’ mereka sendiri.

Ada beberapa konsep yang sangat dominan terhadap sikap politik, yaitu:

Kontrol Sosial

Pengaturan tingkah laku manusia biasanya berwujud peraturan-peraturan atau perundang-undangan yang membatasi manusia atau kelompok manusia agar tidak merugikan orang/ pihak lain. Dalam suatu organisasi, misalnya, adanya peraturan dimaksudkan untuk mengontrol atau mengatur tingkah laku anggota-anggotanya agar dapat melaksanakan tugas masing-masing dengan baik untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Kontrol sosial sangat penting dalam kehidupan organisasi agar tidak terjadi penyelewengan yang merugikan orang lain maupun masyarakat dan menguntungkan diri sendiri atau pihak-pihak tertentu saja.

Negara

zoon6

zoon8

Pembicaraan politik tidak akan dapat dipisahkan dari negara karena menurut konsep tradisional, pusat perhatian ilmu politik adalah negara. Negara adalah organisasi tertinggi dalam masyarakat yang merupakan kancah penampilan tingkah laku politik dari berbagai aspek kehidupan manusia. Negara wajib memenuhi unsur-unsur konstitutif: adanya pemerintahan yang berdaulat, rakyat dan wilayah; maupun unsur deklaratif: pengakuan dari negara lain.

Pemerintahan

Mempelajari negara tak mungkin lepas dari pemerintahan. Setiap negara memiliki sistem pemerintahan yang unik dan pada umumnya dimuat dalam konstitusinya. Bentuk negara melahirkan suatu bentuk pemerintahan, sehingga dalam ilmu politik ditemukan berbagai studi, misalnya tentang: pembagian kekuasaan, demokrasi, konstitusi, monarkhi, mekanisme perwakilan, dan pemerintahan daerah.

Kekuasaan

Suatu negara hanya akan dapat terselenggara dengan baik jika ada kekuasaan. Hukum dan perundang-undangan yang berfungsi sebagai kontrol sosial pun akan dapat dilaksanakan hanya apabila ada kekuasaan. Dengan perkataan lain, hukum positif dibuat dan ditetapkan karena adanya kekuasaan yang dimiliki negara. Dalam negara demokratis, kekuasaan diperoleh dari rakyat dan harus dipertanggungjawabkan oleh penyelenggara negara kepada rakyat pemilihnya demi kesejahteraan seluruh rakyat.

zoon7Kekuasaan negaralah yang memungkinkan penyusunan hukum positif dan pemberlakuan norma-norma, aneka peraturan dan perundang-undangan, termasuk: 1) tata tertib dalam keluarga; 2) tata tertib di kampus atau tempat-tempat umum; 3) norma yang berlaku dalam masyarakat; 4) peraturan daerah; 5) peraturan perundang-undangan nasional; 6) hukum dan pengadilan nasional; 7) hukum dan pengadilan internasional.

Kekuatan

Kekuatan berkaitan erat dengan kekuasaan. Pengambilan suatu keputusan sangat bergantung pada kekuatan yang dimiliki individu atau kelompok tertentu. Dari konsep dasar itu, lahirlah adikuasa (super power), negara berkembang, blok Barat dan blok Timur, nonblok, NATO, SEATO, ASEAN, dsb.

Kelompok Peminat (Interest Group)

Kelompok peminat ialah kelompok individu yang secara bersama-sama mewujudkan sesuatu yang sama dan mengorganisasikan aneka kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat dilihat adanya berbagai organisasi, baik profesional maupun keagamaan, formal maupun nonformal, seperti partai politik dan organisasi sosial keagamaan atau sekadar organisme.

Pendidikan Politik

Pendidikan politik menjadi sangat penting bagi negara, karena warganegara yang merupakan subyek dalam pendidikan politik diharapkan dapat melaksanakan hak dan kewajibannya sebagai warganegara yang baik, penentu dalam pencapaian tujuan negaranya.

Sistem Politik

Sistem politik merupakan suatu kesatuan yang erat kaitannya dengan faktor-faktor lainnya. Dengan mempelajari sistem politik suatu negara, kita akan menyadari dan memahami; dan dengan pemahaman itu kita dapat berpartisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: