• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Februari 2009
    S S R K J S M
    « Jan   Mar »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,787,671 klik
  • Since 2009

    free counters

Kondisi, Peluang & Strategi Investasi 2009

Berikut adalah kutipan dari Catatan First State Investments yang mungkin bermanfaat bagi para investor dalam menghadapi gejolak investasi dan perekonomian nasional maupun global. Mohon maaf, teks asli Catatan FSI yang terkutip di sini sedikit terkoreksi secara ‘otomatis’🙂 agar kalimatnya lebih efektif dan lebih mudah dipahami.

fsiAndai seorang investor (Inv) yang ikut berinvestasi di produk asuransi tertidur sejak awal tahun dan baru terbangun pada akhir tahun 2008, maka besar kemungkinan dia akan terkejut melihat kinerja investasi pada tahun 2008. Didasari oleh keingintahuannya, ia menghubungi Manajer Investasi (MI) untuk lebih mengetahui yang telah terjadi sepanjang tahun 2008 dan pada saat yang sama juga menanyakan peluang serta strategi investasi tahun 2009. Berikut petikan wawancara investor tersebut dengan manajer investasinya.

Inv: Bisa diceritakan bagaimana kondisi investasi sepanjang tahun 2008?

MI: Sepanjang tahun 2008 telah terjadi krisis keuangan global yang dimulai dengan krisis pinjaman perumahan di Amerika Serikat (AS). Krisis itu berdampak langsung pada pasar modal dunia dan pada akhirnya membawa pelemahan perekonomian dunia. Kinerja pasar modal dunia turun lebih dari 30% dan diikuti oleh penurunan harga komoditas karena berkurangnya permintaan. Penurunan harga komoditas itu membuat ekspektasi inflasi dunia untuk tahun 2008 dan 2009 akan rendah. Hal itu membuka peluang bagi bank sentral di seluruh dunia untuk menurunkan suku bunga sebagai upaya untuk mempertahankan kinerja perekonomian negaranya.

Inv: Bagaimana pengaruhnya terhadap pasar modal dan perekonomian kita?

MI: Pasar modal adalah pasar pertama yang terkena dampak dari krisis keuangan global itu. Penurunan kinerja di pasar modal, nilai tukar, dan obligasi yang mengalami penurunan masing-masing lebih dari 50%, 20% dan 10%, terutama disebabkan oleh tingginya tekanan jual dari para investor asing. Dampak pada perekonomian baru mulai terlihat pada kuartal keempat tahun 2008. Kinerja ekspor, terutama ke AS, mengalami penurunan. Sedangkan sektor lain seperti konsumer, perbankan serta industri masih memberikan hasil yang positif seperti terlihat dari laporan triwulan emiten di Indonesia.

Inv: Jadi apa penyebab penurunan kinerja pasar modal di Indonesia?

MI: Seperti telah diuraikan, kinerja emiten di Indonesia tidaklah seburuk emiten lain di AS misalnya, tetapi harga sahamnya turun luar biasa. Krisis keuangan global membuat para investor mengalihkan aset investasi berisiko tinggi seperti saham ke aset yang dianggap aman seperti US Dollar. Jadi, secara singkat penurunan kinerja pasar modal kita bukanlah disebabkan oleh faktor fundamental, tetapi lebih karena sentimen. Oleh karenanya kami melihat kondisi pasar modal saat ini sangat menarik. Investor yang memiliki visi investasi jangka panjang dapat membeli aset investasi berkualitas dengan harga ‘murah’.

Inv: Bagaimana dengan prospek investasi tahun 2009?

MI: Pelemahan perekonomian global masih akan mewarnai tahun 2009, dan akan berdampak pada kinerja sektor riil di Indonesia, walau tidak akan separah yang terjadi di AS. Beberapa sektor industri justru akan memperoleh manfaat dari pelemahan perekonomian global ini, karena turunnya harga komoditas akan mendorong penurunan suku bunga global. Pasar obligasi, emiten yang bergerak di sektor konsumer kelas bawah, infrastruktur, serta perbankan akan menerima dampak positif dan akan menjadi sarana investasi menarik pada tahun 2009.

Inv: Jadi strategi investasi apa yang paling baik di tahun 2009?

MI: Sebagai seorang investor, apalagi investor jangka panjang, amatlah disarankan untuk melakukan perencanaan keuangan sebelum melakukan investasi dan tidak terburu-buru melakukannya. Dalam perencanaan keuangan, tujuan investasi harus ditentukan terlebih dulu, baru kelas aset yang dipilih sesuai dengan tujuan serta tingkat risiko investor itu sendiri. Setelah itu jangan lupa melakukan diversifikasi investasi ke beberapa kelas aset yang berbeda sifatnya untuk mengurangi risiko investasi. Hal lain yang dapat dilakukan untuk memperkecil risiko investasi dapat dilakukan juga dengan melakukan pembelian secara berkala atau dollar cost averaging.

Inv: Menghadapi kondisi seperti ini, apa yang harus dilakukan investor?

MI: Gejolak harga yang terjadi pada tahun 2008 telah mengubah nilai dan komposisi portofolio investasi. Oleh karenanya kami sangat menyarankan agar Anda melakukan review seluruh portofolio investasi dan memastikan bahwa komposisi portofolio investasi Anda saat ini masih sesuai dengan tujuan investasi yang direncanakan:

  1. Jika memang porsi investasi masih kecil, maka dapat disarankan untuk menambah porsi investasi di saat pasar sedang terkoreksi cukup dalam.
  2. Jika memang dirasa porsi investasi sudah cukup, maka tidak disarankan untuk menambah porsi investasi.
  3. Jika posisi investasi terlalu besar, maka disarankan untuk disesuaikan dengan tujuan investasi.

Inv: Apakah trading dalam kondisi pasar seperti ini sangat baik?

MI: Teorinya memang trading dapat memberikan tingkat pengembalian tinggi dalam jangka pendek. Namun demikian, risiko investasi yang ditanggung juga sangat tinggi. Jika Anda seorang market time yang handal, memiliki disiplin yang tinggi, memiliki prasarana dan sarana untuk melakukan hal tersebut, maka Anda dapat memanfaatkan volatilitas harga pasar melalui trading. Investor yang tidak memiliki hal-hal tersebut, kami sarankan untuk menjadi investor jangka panjang, karena trading justru dapat memperkecil hasil investasi akibat adanya biaya transaksi serta risiko pasar yang saat ini cukup tinggi.

Inv: Apakah switching disarankan pada saat seperti ini?

MI: Semuanya bergantung pada kebutuhan investor sendiri. Setiap produk memiliki feature dan tujuan investasi yang berbeda. Maka switching perlu disesuaikan pula dengan tujuan investasi sang investor. Oleh karena tujuan investasi bersifat jangka panjang, jangan sampai kondisi jangka pendek ini mengubah tujuan jangka panjang itu.

Inv: Bagaimana memperkecil risiko investasi dalam kondisi pasar seperti ini?

MI: Strategi untuk memperkecil risiko investasi sebenarnya tidak bergantung pada kondisi pasar, melainkan justru pada kesiapan investor dalam merencanakan keuangannya, seperti:

  1. Memiliki tujuan jangka panjang: Adanya konsep bunga berbunga membantu investor untuk dapat memperkecil alokasi investasi saat ini. Selain itu, jangka waktu yang panjang juga membantu investor bersikap toleran terhadap risiko pasar yang senantiasa berubah.
  2. Melakukan diversifikasi investasi: Karena setiap kelas aset investasi berbeda karakteristiknya, maka memiliki beberapa kelas aset berbeda atau diversifikasi dapat mengurangi risiko investasi. Ingat motto dalam berinvestasi: “Don’t put your eggs in one basket”.
  3. Berinvestasi secara reguler atau bertahap: Berinvestasi secara reguler atau bertahap yang juga dikenal dengan istilah dollar cost averaging bukan hanya dapat mengurangi risiko investasi karena membeli dengan harga yang beragam, tetapi juga pada saat yang sama mendisiplinkan diri untuk terus berinvestasi walau kondisi sedang tidak baik. Kembali kita harus ingat bahwa peluang sukses dalam berinvestasi adalah outperformance comes from pessimism.
  4. Evaluasi kinerja investasi secara berkala: Lakukan evaluasi, namun jangan terlalu sering, karena justru dapat memengaruhi tujuan investasi jangka panjang. Kami sarankan agar kinerja investasi dievaluasi setidak-tidaknya enam bulan sekali atau bahkan setahun sekali. Rasanya, tujuan investasi tidak akan berubah setiap hari atau bulanan.

Inv: Bisa tolong dijelaskan sedikit mengenai konsep bunga berbunga?

MI: Konsep bunga berbunga mungkin terasa asing, tetapi sebenarnya pengertiannya sangat sederhana. Ada formula sederhana untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan atau berapa suku bunga pertahun yang dibutuhkan untuk menggandakan uang, yakni menggunakan rumus 72. Caranya adalah 72 dibagi dengan jangka waktu atau bunga pertahun; hasilnya sama dengan bunga pertahun atau jangka waktu yang dibutuhkan untuk menggandakan uang investor. Contoh: jika jangka waktu yang ada adalah 10 tahun, maka diperlukan bunga pertahun sekitar 7,2% atau jika suku bunga pertahun adalah 20%, maka dibutuhkan waktu 3,6 tahun.

Ruhcitra: Gambar berikut diharapkan dapat memperjelas pemahaman terhadap Rumus 72.

bunga


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: