• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    September 2017
    S S R K J S M
    « Okt    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,910,009 klik
  • Since 2009

    free counters

Negara Hukum

Gagasan negara hukum berasal dari Eropa, bertujuan melindungi hak-hak azasi manusia. Kelahirannya merupakan reaksi positif terhadap negara kekuasaan. Kelahiran negara hukum juga merupakan realisasi pelaksanaan teori Kedaulatan Hukum yang pertama kali dikemukakan oleh Prof.Mr. H. Krabbe dalam bukunya yang berjudul “Die Modern Staat Idee” dan “Die Lehre der Rechts-souveranitet”. Teori Krabbe itu kemudian didukung pula oleh Leon Duguit dan F.J. Stahl. Istilah negara hukum sendiri baru diperkenalkan pertama kalinya oleh Rudolf von Gneist, seorang profesor di Universitas Berlin. Baca lebih lanjut

Iklan

Tujuan dan Fungsi Negara

Teori-teori Tujuan Negara

1) Teori Kekuasaan

  • Shang Yang, yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. Menurut dia, perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara. “A weak people means a strong state and a strong state means a weak people. Therefore a country, which has the right way, is concerned with weakening the people.” Sepintas ajaran Shang Yang sangat kontradiktif karena menganggap upacara, musik, nyanyian, sejarah, kebajikan, kesusilaan, penghormatan kepada orangtua, persaudaraan, kesetiaan, ilmu (kebudayaan, ten evils) sebagai penghambat pembentukan kekuatan negara untuk dapat mengatasi kekacauan (yang sedang melanda China saat itu). Kebudayaan rakyat harus dikorbankan untuk kepentingan kebesaran dan kekuasaan negara. Baca lebih lanjut

Kewajiban: ikatan yang membebaskan

Tuhan menciptakan manusia berkehendak bebas. Maka kebebasan adalah hak azasi manusia. Tetapi tidak ada kebebasan yang sungguh-sungguh bebas dalam arti setiap orang boleh berbuat apa pun yang disukainya, karena manusia dilengkapi dengan suara hati dan kemampuan akal budi. Dan sebagai makhluk sosial, manusia memiliki ketergantungan satu sama lain. Baca lebih lanjut