• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    November 2017
    S S R K J S M
    « Okt    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,964,747 klik
  • Since 2009

    free counters

Belajar dari Kartini

Mengingat Kartini

RAKartiniKartini adalah salah seorang perempuan Jawa yang beruntung karena dianugerahi pendidikan tatkala sebagian besar kaumnya hanya dianggap sebagai konco wingking kaum lelaki dan harus hanya narima ing pandum dalam kodrat keperempuanannya semasa hidup. Namun, kendati perjuangannya tak seheroik beberapa perempuan pahlawan nasional lainnya, nama R.A. Kartini lebih sering disebut dalam percakapan dan ingatan tentangnya selalu memberikan inspirasi bagi bangsa ini untuk berupaya berdiri tegak sejajar dengan bangsa-bangsa lain. (vide ensiklopedi ini). Baca lebih lanjut

Iklan

Moral Adalah Masalah Rasionalitas

Fronti nulla fides!

Masih sesekali terkenang ketika saya masih di SMA, Direktur/ Kepala Sekolah tiba-tiba masuk kelas dan mengajarkan table-manner (etiket/ sopan santun di meja makan), lengkap dengan beberapa alat dan bahan peraga. Penampilan beliau yang biasanya ‘menyeramkan’, pada saat itu berubah menjadi … mungkin saat ini bisa disepadankan dengan Pak Bondan ‘Mak Nyus’ Winarno saat membawakan acara Wisata Kuliner di salah satu stasiun televisi swasta. Ramah. Santai. Riang. Banyak humornya. “Potonglah daging dengan pisau, jangan dengan sendok, supaya tidak mencelat ke piring tetangga!” mungkin tak terlalu lucu, tetapi kami – para murid – sangat menikmati penampilan langka Direktur kami! Baca lebih lanjut

Pancasila sebagai Ideologi

Pengertian sifat dasar Pancasila sebagai ideologi negara diperoleh dari sifat dasarnya yang pertama dan utama (pokok), yakni dasar negara yang dioperasionalkan secara individual maupun sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia: masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Untuk mencapai cita-cita itulah Pancasila berperanan sebagai ideologi negara. Baca lebih lanjut

Pendidikan: Membina Kualitas dan Kemandirian

Manusia adalah pelaksana dan tujuan pembangunan. Maka pendidikan berperanan penting dalam upaya menjawab tantangan masa depan. Perkembangan ilmu dan teknologi pun berperanan mengubah isi pendidikan agar sesuai dengan tuntutan zaman (fleksibel) dan tidak lekas usang. Unesco doc ED-80/conf.803/7 menyimpulkan: “We are in danger of sacrificing innovation, creative work, leisure, sport and, in general, training in how to achieve happines and develop well-balanced personality. In the years to come, we must try to determine which components of all this content are useful and provide the best preparation for living in a world characterized by changing techniques and the development of information and communication media. In general, priority should be given to material that will develop the ability to anticipate and innovate-qualities essential both for survival in a world as yet unfamiliar and for making that world a more human place.” Baca lebih lanjut

Kewajiban: ikatan yang membebaskan

Tuhan menciptakan manusia berkehendak bebas. Maka kebebasan adalah hak azasi manusia. Tetapi tidak ada kebebasan yang sungguh-sungguh bebas dalam arti setiap orang boleh berbuat apa pun yang disukainya, karena manusia dilengkapi dengan suara hati dan kemampuan akal budi. Dan sebagai makhluk sosial, manusia memiliki ketergantungan satu sama lain. Baca lebih lanjut

Petikan Masalah dari Buku Kerja Epistemologi

Hubungan antara metafisika, asumsi dan peluang dalam ontologi

Ontologi adalah cabang filsafat yang menggeluti tata dan struktur realitas dalam arti seluas mungkin, yang menggunakan kategori-kategori: ada/ menjadi, aktualitas/ potensialitas, nyata/ tampak, perubahan, waktu, eksistensi/ noneksistensi, esensi, keniscayaan, yang-ada sebagai yang-ada, ketergantungan pada diri sendiri, hal mencukupi diri sendiri, hal-hal terakhir, dasar. Baca lebih lanjut