• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    September 2017
    S S R K J S M
    « Okt    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,910,043 klik
  • Since 2009

    free counters

Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Oleh founding-fathers, Pancasila digali dari nilai-nilai sosio-budaya bangsa Indonesia dan diperkaya oleh nilai-nilai dan masukan pengalaman bangsa-bangsa lain. Pancasila adalah weltanschauung (way of life) bangsa Indonesia. Uniknya, nilai-nilai Pancasila yang bertumbuh kembang sebagai kepribadian bangsa itu merupakan filsafat sosial yang wajar (natural social philosophy). Nilai-nilai itu bukan hasil pemikiran tunggal atau suatu ajaran dari siapa pun. Baca lebih lanjut

Iklan

Lahirnya Pancasila

Catatan

gpTranskrip pidato Bung Karno tentang “Lahirnya Pancasila” ini mungkin jarang dibaca oleh generasi kita sekarang. Kendati naskah ini bisa ditemukan di beberapa situs, saya merasa perlu mengetiknya sendiri, bukan sekadar copy & paste dari situs lain. Ada sebuah ‘gaya’ yang tidak saya temukan pada kutipan-kutipan yang lain. Naskah terlampir saya transkripsi dari sebuah buku koleksi yang keadaannya sudah mengenaskan. Tentu dengan permohonan maaf jika ada kesalahan karena perbedaan ejaan atau mistype.

Hal serupa juga dimaklumi oleh Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat, salah seorang yang karena perannya dalam sejarah bangsa Indonesia, menyaksikan dan mendengarkan secara langsung saat Bung Karno mengucapkan pidato tersebut. Tujuan saya adalah sekadar agar bisa menyimpan ‘naskah pidato’ itu lebih lama. Mungkin juga bermanfaat bagi siapa pun yang membutuhkannya. Yang berminat dipersilakan mengunduhnya. Klik saja gambar Garuda Pancasila di awal catatan ini, unduh berkas pidatonya (PDF, 13 halaman A4) dan … selamat membaca! Baca lebih lanjut

Kenakalan Remaja

Tinjauan Psikologis tentang Remaja dan Permasalahannya

Oleh: DR. Marthen Pali, M.Psi.

Siapakah Anak dan Remaja itu?

Anak dan remaja adalah manusia yang masih di dalam perkembangannya menuju kedewasaan baik jasmani maupun psikisnya. Para ahli membagi masa perkembangan itu dalam beberapa tahap. Sebagai gambaran berikut ini tahap-tahap perkembangannya yang dikemukakan oleh Dr. J. Havighurst dan Badan Koordinasi Nasional Kesejahteraan Keluarga dan Anak-Anak (BKN-KKA). Baca lebih lanjut

Pancasila sebagai Ideologi

Pengertian sifat dasar Pancasila sebagai ideologi negara diperoleh dari sifat dasarnya yang pertama dan utama (pokok), yakni dasar negara yang dioperasionalkan secara individual maupun sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia: masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Untuk mencapai cita-cita itulah Pancasila berperanan sebagai ideologi negara. Baca lebih lanjut

Pancasila sebagai Dasar Negara

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966 jo. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia. Baca lebih lanjut

Tinjauan tentang Pancasila

Mempelajari Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, ajaran tentang nilai-nilai budaya dan pandangan hidup bangsa Indonesia adalah kewajiban moral seluruh warga negara Indonesia. Pancasila yang benar dan sah (otentik) adalah yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hal itu ditegaskan melalui Instruksi Presiden RI No.12 Tahun 1968, tanggal 13 April 1968. Penegasan tersebut diperlukan untuk menghindari tata urutan atau rumusan sistematik yang berbeda, yang dapat menimbulkan kerancuan pendapat tentang isi Pancasila yang benar dan sesungguhnya. Baca lebih lanjut

Masalah Pengembangan dan Alih Teknologi

Pengembangan dan alih teknologi merupakan alternatif yang tidak bisa ditolak untuk menjawab tantangan masa depan kita sebagai bangsa dan negara berkembang. Namun, pengembangan dan terutama alih teknologi itu dapat menimbulkan masalah yang luas dampaknya, karena teknologi modern tidak bebas nilai seperti teknologi tradisional. Pengalaman menunjukkan bahwa teknologi tidak netral lagi. Teknologi telah sering digunakan sebagai alat politik, sosial-ekonomi-budaya dan tendensi lainnya untuk menguasai orang/ bangsa lain. Bahkan teknologi juga sering dimengerti sebagai tujuan. Baca lebih lanjut