• warn risa

    Tautan ke beberapa berkas yang terlampir di sini - untuk sementara - dinonaktifkan. Harap maklum.

  • Asih-Asah-Asuh

    hallo

    The meaningful life can result only from the experience of love and this implies commitment and dedication to another.

    We are each gifted with an enormous but unique potential. However, in our rendezvous with destiny, we have to take chances, run risks, get rejected and be hurt, be knock down and get back up on our feet.

    The only real failure is the one from which we learn nothing.

    Goodfinders are those who look for and find what is good in themselves, in others, and in all situations of life.

    Love person, use things! This is the truth that will set us free.

  • "Anda belum hidup sukses hari ini kecuali telah melakukan sesuatu bagi seseorang yang takkan pernah dapat membalas budi Anda." (John Bunyan)

  • Arsip

  • Kategori

  • Ublemkalen

    Desember 2016
    S S R K J S M
    « Okt    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Ublemeta

  • Ublemstat

    • 1,787,671 klik
  • Since 2009

    free counters

Presiden Pilihan Rakyat

Ragaruda_pancasila1kyat Indonesia sudah tiga kali memilih langsung Presiden dan Wakil Presidennya. Namun Pilpres 2014 sangat fenomenal. Tokoh yang tak berdarah biru, bukan elit partai, dicalonkan dan terpilih! Pantaslah jika para elit politik terkejut dan merasa terancam oleh munculnya pemimpin baru yang berwajah dan berpenampilan ndeso, hanya pengusaha mebel, bicaranya plegak-pleguk tak selancar mereka yang menu sehari-harinya adalah kekuasaan, dan seterusnya. Menyadari suara hati rakyat – the silent majority – sulit dibendung, meluncurlah berbagai fitnah yang sia-sia: ia keturunan Tionghoa, agamanya tak jelas, akrab dengan komunisme, sponsornya asing dan ‘aseng’, penyokongnya sembilan taipan, anak sulungnya haram, perjalanan karir politiknya diwarnai korupsi yang tak pernah diusut, dan sebagainya. Baca lebih lanjut

Melawan Lupa

JokowiLupa adalah ‘penyakit’ manusiawi. (lihat Strategi Kognitif dan Lupa) Seorang orator, pengkhotbah atau jurudakwah bisa tiba-tiba lupa alur kalimatnya sendiri, misalnya karena terganggu tepuk tangan pendengar yang tak disangkanya. Pendengarnya mungkin ada yang lebih parah. Kontan lupa substansi sesudah selesai mendengarkan ilustrasi. Contohnya mungkin masih sekejap dibahas, sedangkan isinya dilepas.

Lupa juga menjadi alasan yang mujarab untuk – sekurang-kurangnya sementara – menghindari pertanyaan yang tak diinginkan. Dan lain-lain. Lupa itu manusiawi.
Baca lebih lanjut

Perjanjian Batutulis

309451_10150350933363839_505768838_8317203_791298395_nMegawati Soekarnoputri masih bungkam tentang Perjanjian Batutulis yang menimbulkan gugatan tentang moralitas kepemimpinannya. Kalau saya berada pada posisinya, barangkali saya akan melakukan yang serupa. Menari dengan ketukan kendang orang lain yang asing dari kebiasaan sendiri sama saja dengan menyanyikan lagu ber-genre tertentu dengan iringan musik yang beraliran beda. Baca lebih lanjut

Saya Cinta Mega!

MEGAWATI SUKARNOIya. Benar. Saya mencintai Megawati Soekarnoputri. Megawati plus-minus saya cintai sejak ia berpolitik praktis hingga sekarang. Ketika ia diserang karena ‘hanya’ seorang perempuan, ibu rumah tangga, dsb. saya terheran-heran pada sebagian elit bangsa ini. Ketika dua kali pilpres ia kalah namun tidak patah arang berjuang di luar pemerintahan, saya memuji semangat, ketegasan dan ketahanannya. Bukan hal  yang mudah dilakukan setiap orang untuk bertahan pada keyakinannya ketika sebagian orang-orang terdekat dan pilihannya pergi dan atau berseberangan dengannya. Baca lebih lanjut

Pemilihan Umum Telah Memanggil Kita (Lagi)

animated_-_question_mark01Pasti bukan karena pesanan, tapi sekadar ingin tahu sebelum ‘regane tahu krispi rasa kentaki tambah larang’. Hari ini saya mengadakan penelitian berskala minisekali, tanpa metoda maupun peranti yang lazim kecuali berlagak ‘rada kempling’ dan ‘bandha kuping’.

Ternyata 100% tanpa margin of error, masyarakat tidak mengenal calon wakil rakyat! Temuan ini pasti tak lebih mengejutkan ketimbang 1000% (penyebutan ini sekadar meniru, lho!) asumsi bahwa calon wakil rakyat pun tak kenal yang diwakilinya. Baca lebih lanjut

Titi DJ

capsNama salah seorang penyanyi terkenal yang saya jadikan judul sharing ini sering diucapkan sebagai pengganti harapan yang lebih jelas bagi siapa pun: “Berhati-hatilah di jalan!” Harapan itu sangat tepat, karena semua maklum bahwa jalan raya kita memang rawan kecelakaan lalu lintas. Perilaku pengguna jalan kita konon menggambarkan ‘kepribadian’ bangsa ini, sekarang ini. Berdasarkan peristiwa sekaligus jumlah korban nyawa, ada yang bahkan menggolongkan kecelakaan lalu lintas sebagai kejahatan kemanusiaan yang tempat kejadiannya di jalan raya.

Berbekal Titi DJ ternyata tidak cukup. Pengendara/ pengemudi yang sudah terbiasa berhati-hati pun bisa mengalami kecelakaan lalu lintas. Tak sedikit yang mengalaminya. Ada yang menganggapnya sebagai musibah, ada pula yang seperti saya, menganggapnya kecelakaan biasa, dengan kelaziman sebab-akibat masing-masing.

Baca lebih lanjut

Mencapai Kepenuhan Hidup

ElephantsLima Langkah Penting

Bagaimana seseorang bisa seperti ini atau itu? Bagaimana kita belajar terlibat sepenuhnya dalam gerak dan irama kehidupan yang memperkaya kita? Ada lima langkah penting untuk menikmati hidup yang lebih penuh. Berikut ini adalah urutan yang disarankan, dengan setiap langkah sebagai kemajuan dari prestasi yang sudah dicapai sebelumnya. Namun, sebagaimana akan jelas dari deskripsi langkah-langkah itu, tidak ada yang pernah sepenuhnya tercapai dan atau akhirnya selesai. Setiap langkah akan selalu ideal untuk memelihara pencapaian kita. Lima langkah itu masing-masing merupakan visi atau kerangka dasar acuan yang menumbuhkembangkan kesadaran baru atau persepsi yang lebih dalam untuk diwujudkan dalam kegiatan nyata guna menemukan kepenuhan hidup. Baca lebih lanjut